sumber gambar : voa-islam.com MENJADI GURU RADIKAL? SIAPA TAKUT! Oleh : Siti Nurhasanah, S.Pd.I I. Pendahuluan “Karakter bukan diajarkan lewat teori dan wejangan, karakter diajarkan pakai teladan dengan contoh nyata” (Anies Baswedan) Sepakat. Satu kata yang pantas diucapkan setelah membaca kata mutiara Bapak Anies Baswedan diatas. Penanaman karakter kepada peserta didik akan jauh lebih efektif dan efisien melalui contoh langsung/teladan daripada sekadar kata-kata. Sebagai contoh, bagaimana jika Anda melihat seorang guru yang mengajak siswanya untuk membuang sampah pada tempatnya, namun ia sendiri masih membuang sampah seenaknya? Hasilnya sudah dapat ditebak. Peserta didik tidak akan menuruti ajakan guru tersebut, dan penanaman karakter tentang menjaga kebersihan lingkungan akan semakin jauh dari harapan. Lalu apa definisi karakter? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia karakt...